Minggu, 24 November 2019

Prinsip reaksi antigen dan atibodi adalah
1. Antigen dalam tubuh dapat dikenali sebagai benda asing dan bersifat merangsang sistem
imun.
2. Antibodi hanya dapat bereaksi dengan antigen yang merangsang pembentukannya,karena
antibodi mempunyai reseptor antigen
3. Sifat spesifik dari antibodi ditentukan oleh bentuk reseptor antigen yang ditentukan oleh
rangkaian asam amino dari molekul antibodi
4. Manifestasi dari reaksi spesifik ini tampak dalam dalam bentuk presipitasi aglutinasi atau
ikatan komplemen
Gambar interaksi antigen-antibodi
REAKSI PRESIPITASI
Pada permukaan antibodi minimal didapatkan 2 reseptor antigen,sedangkan pada permukaan
antigen didapatkan banyak epitop. Ikatan antigen-antibodi ini akan menimbulkan reaksi presipitasi
jika perbandingan antigen dan antibodi optimal. Bila jumlah antigen lebih banyak,maka presipitat
akan larut kembali (post zona effect). Sedangkan bila antibodi berlebihan menyebabkan kompleks
antigen-antibodi tetap dalam bentuk larutan ( pro zona effect )
REAKSI AGLUTINASI
Mekanisme terjadinya aglutinasi tidak berbeda dengan mekanisme presipitasi. Pada reaksi ini
antibodinya bersifat multivalent,artinya tiap antibodi didapatkan paling sedikit 2 reseptor.
Macam-Macam reaksi aglutinasi
1. Direk : untuk menetapkan antibodi terhadap antigen yang berupa partikel/sel.
Contoh : Pemeriksaan golongan darah,pemeriksaan widal,tes Rf,tes kehamilan,tes sifiis

Pembacaan Hasil
A. Jika Aglutinin a (serum alfa) + Aglutinogen A = terjadi aglutinasi (penggumpalan)
B. Jika Aglutinin b (serum beta ) + Aglutinogen B = terjadi aglutinasi (penggumpalan)
C. Jika Anti-Rhesus (antibodi rhesus) + antigen Rhesus + terjadi aglutinasi ( penggumpalan)
D. darah + anti rhesus = terdapat antigen rhesus gol Rh+
E. darah + serum alfa = aglutinasi terdapat aglutinogen A = Gol A
F. darah + serum beta = aglutinasi terdapat aglutinogen B = Gol A
2. Indirek : untuk menetapkan antibodi terhadap antigen yang larut dengan melekatkan
terlebih dahulu antigen dengan partikel (carrier) seperti: latex,eritrosit,karbon.
3. Hambatan aglutinasi : merupakan modifikasi teknik aglutinasi untuk antigen larut

16 komentar:

Widal

Widal  atau  uji Widal  adalah prosedur uji  serologi  untuk mendeteksi  bakteri Salmonella enterica  yang mengakibatkan penyakit  Thipoid ....